Sejarah Flamenco oleh Bambang Tjahjar
Beberapa
penari menggunakan kastanyet untuk menambah warna musik, namun ada pula
penari yang tidak memakai alat musik tersebut
karena dianggap dapat mengurangi keindahan tarian. Penari
Flamenco mementaskan tarian dengan improvisasi dan gerakan penuh semangat untuk
menciptakan pertunjukkan yang enerjik dan menarik. Mereka
mengenakan pakaian berwarna
mencolok dan menari secara solo, berpasangan atau berkelompok. Pertunjukkan
tari meliputi gerakan kaki yang cepat, gerakan tangan yang gemulai, menepuk
tangan, dan menjentikkan jari. Intisari
pertunjukkan Flamenco adalah menyanyi, menari dan memainkan alat musik. Menyanyi
dinamakan cante flamenco dan bermain gitar dinamakan toque
flamenco. Kadang-kadang
musik dimainkan tanpa tarian.
Gerakan-gerakan khas tari Flamenco diperlihatkan
dengan menjunjung tinggi lengan dan menyimpulkan tangan (filigrano),
melengkungkan punggung dan menggerakan kaki secara ritmik (zapateado). Lagu
dan tari diiringi oleh selingan palmadas ringan (tepuk tangan)
dan pitas (jentikkan jari).
Para
penari sering kali menari dengan menunjukkan duende, dimana mereka
seakan-akan dirasuki emosi dari musik dan tarian. Duende ditampilkan
pada saat pementasan cante jondo dalam suasana ilusif dengan
menuangkan emosi dan impresi seperti gunung
berapi yang akan meletus. Penari pria diharuskan
menari dengan penampilan maskulin, sedangkan wanita menari
dengan sikap tenang, bangga, dan dengan sensualitas yang terkendali.
Tarian
dan musik diiringi dengan tepuk tangan, jentikkan jari, dan teriakan
penyemangat (jaleo). Pemain
gitar menampilkan compás (ritme dasar) dan memainkan irama
sesuai dengan perubahan perasaan penyanyi atau penari. Walaupun
banyak penari telah menggunakan kastanyet, para aficionados merasa bahwa hal tersebut agak mengurangi keindahan tarian dan mengganggu
gerakan filigrano.
Pada abad ke-20, Flamenco dikembangkan dari bentuk tari rakyat solo menjadi bentuk seni teater oleh para penari seperti Pastora Imperio, La Argentina, Argentinita, Vicente Escudero, Carmen Armayo dan sebagainya.
https://bambangtjahjar.blogspot.com/?m=1
BalasHapusBambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
BalasHapusBambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR
Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR, Bambang Tjahjar, BAMBANG TJAHJAR