Sejarah Kajon (Cajon) oleh Bambang Tjahjar
Kajon adalah alat perkusi dari Afro-Peru yang paling banyak digunakan sejak akhir abad ke-16. [1] Para budak asal Afrika barat dan tengah di Amerika dianggap sebagai penemu alat musik Kajon. Saat ini, instrumen ini biasa digunakan dalam pertunjukan musik di seluruh Amerika dan Spanyol. Kajon dikembangkan dan dikenalkan pada selama masa perbudakan di pesisir Peru. Kajon menjadi sangat populer pada tahun 1850, dan pada akhir abad ke 19 para pemain Kajon berkreasi dengan mendesain cajon mereka sendiri dengan cara menjungkitkan papan di tubuh cajon untuk mengubah pola instrumen dari getaran suara. Setelah masa perbudakan selesai, kajon disebarkan kepada penikmat musik yang jauh lebih banyak termasuk masyarakat Criollos . Perlu diketahui bahwa kajon berasal dari musisi-musisi budak di Amerika kolonial Spanyol, ada dua teori asal yang mendasari instrumen kajon tersebut. Ada kemungkinan bahwa drum berasal mula dari beberapa alat musik kotak yan...